083 - سورة_المطففين (Orang-orang Yang Curang)


Qari: Mishary Rasheed Al-Efasy

Klik untuk dengar bacaan lain.

Abdelbari Al-Toubayti
Abdul Aziz Al-Ahmad
Abdulbari Mohammad
Abdulbasit Abdulsamad (Hafs A'n Assem)
Abdulbasit Abdulsamad (Mojawwad)
Abdulbasit Abdulsamad (Warsh An Nafi)
Abdullah Al-Johany
Abdullah Basfer
Abdullah Khayyat
Abdulmohsin Al-Qasim
Abdulmohsin Al-Obaikan
Abdulrahman Alsudaes
Abdulrasheed Soufi (Assosi An Abi Amr)
Abdulrasheed Soufi (Hamzah An Khalaf)
Abdulwadood Haneef
Abu Bakr Al Shatri
Adel Al-Khalbany
Adel Ryyan
Ahmad Al-Ajmy
Ahmad Al-Hawashi
Ahmad Nauina
Ahmed Saber
Akram Alalaqmi
Al-Qaria Yassen
Alashri Omran
Ali Alhuthaifi (Qalon An Nafia)
Ali Alhuthaifi (Hafs A'n Assem)
Ali Hajjaj Alsouasi
Ali Jaber
Aloyoon Al-Koshi (Warsh)
Alzain Mohammad Ahmad
Emad Hafez
Fares Abbad
Hani Arrifai
Ibrahim Al-Akdar
Ibrahim Aldosari
Jamaan Alosaimi
Jamal Shaker Abdullah
Khaled Al-Qahtani
Khalid Abdulkafi
Khalid Almohana
Khalifa Altunaiji
Maher Al-Meaqli
Maher Shakhashero
Mahmood Al rifai
Mahmood AlSheimy
Mahmoud Ali Albanna (Hafs A'n Assem)
Mahmoud Ali Albanna (Mjawwad)
Mahmoud Khalil Al-Hussary (Hafs A'n Assem)
Mahmmoud Khalil Al-Husary (Mjawwad)
Mahmmoud Khalil Al-Husary (Warsh)
Mishary Rashed Al-Efasy
Mohammad Abdullkarem
Mohammad Al-Abdullah (Al-Dorai Kisaai)
Mohammad Al-Abdullah (Al-Bizi n Qunbol)
Mohammad Al-Tablaway
Mohammad Saleh Alim Shah
Mohammed Al-Lohaidan
Mohammad Ayyub
Mohammed Siddiq Al-Minshawi (Mojawwad)
Mohammed Siddiq Al-Minshawi (Hafs A'n Assem)
Mousa Bilal
Muftah Alsaltany (AlDorai A'n Al-Kisa'ai)
Muftah Alsaltany (Aldori A'n Abi Amr)
Mustafa Al-Lahoni
Mustafa Ismail
Mustafa Raad Al-Azawi
Mohammad Jibreel
Nabil Ar-Rifa
Omar Al-Qazabri (Warsh)
Saad Al-Ghamdi
Saber Abdulhakm
Sahl Yassin
Salah Albudair
Salah Alhashim
Saud Al-Shuraim
Sayeed Ramadan
Shirazad Taher
Salah Bukhatir
Tawfeeq As-Sayegh
Waleed Alnaihi
Yahya Hawwa
Yasser Al-Mazroyee
Yasser Al-Qurashi
Yousef Alshoaey
Zaki Daghistani

Sembunyikan semula


1 . Waylun Lilmuţaffifīna.  

Kecelakaan besar bagi orang-orang yang curang (dalam timbangan dan sukatan),  

2 . Al-Ladhīna 'Idhā Aktālū `Alaá An-Nāsi Yastawfūna.  

Iaitu mereka yang apabila menerima sukatan (gantang cupak) dari orang lain mereka mengambilnya dengan cukup,  

3 . Wa 'Idhā Kālūhum 'Aw Wazanūhum Yukhsirūna.  

Dan (sebaliknya) apabila mereka menyukat atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi.  

4 . 'Alā Yažunnu 'Ūla'ika 'Annahum Mab`ūthūna.  

Tidakkah mereka menyangka bahawa mereka akan dibangkitkan (hidup semula sesudah mati)?  

5 . Liyawmin `Ažīmin.  

Pada hari (kiamat) yang amat besar (huru-haranya),  

6 . Yawma Yaqūmu An-Nāsu Lirabbi Al-`Ālamīna.  

Hari berdiri manusia untuk mengadap Tuhan sekalian alam?  

7 . Kallā 'Inna Kitāba Al-Fujjāri Lafī Sijjīnin.  

Tidak sepatutnya (mereka melakukan perbuatan yang salah itu dan melalaikan hari akhirat)! Sesungguhnya "kitab suratan amal" orang-orang yang berdosa itu (didaftarkan) dalam "Sijjiin".  

8 . Wa Mā 'Adrāka Mā Sijjīnun.  

Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui: apa dia "Sijjiin" itu,  

9 . Kitābun Marqūmun.  

Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata, (yang menghimpunkan amalan orang-orang yang berdosa).  

10 . Waylun Yawma'idhin Lilmukadhdhibīna.  

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan -  

11 . Al-Ladhīna Yukadhdhibūna Biyawmi Ad-Dīni.  

Iaitu mereka yang mendustakan hari pembalasan.  

12 . Wa Mā Yukadhdhibu Bihi 'Illā Kullu Mu`tadin 'Athīmin.  

Dan tiada yang mendustakannya melainkan tiap-tiap orang yang melampaui batas (kebenaran), lagi amat derhaka!  

13 . 'Idhā Tutlaá `Alayhi 'Āyātunā Qāla 'Asāţīru Al-'Awwalīna.  

(Sehingga) apabila ia dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata:" Ini ialah dongeng orang-orang dahulu kala!"  

14 . Kallā Bal Rāna `Alaá Qulūbihim Mā Kānū Yaksibūna.  

Sebenarnya! (Ayat-ayat Kami itu tidak ada cacatnya) bahkan mata hati mereka telah diselaputi kekotoran (dosa), dengan sebab (perbuatan kufur dan maksiat) yang mereka kerjakan.  

15 . Kallā 'Innahum `An Rabbihim Yawma'idhin Lamaĥjūbūna.  

Jangan lagi mereka berlaku demikian! (kalau tidak), mereka pada hari itu, tetap terdinding dari (rahmat) Tuhannya.  

16 . Thumma 'Innahum Laşālū Al-Jaĥīmi.  

Kemudian, sesungguhnya mereka akan menderita bakaran neraka.  

17 . Thumma Yuqālu Hādhā Al-Ladhī Kuntum Bihi Tukadhdhibūna.  

Akhirnya dikatakan (kepada mereka): "Inilah dia (azab seksa) yang kamu dustakan dahulu."  

18 . Kallā 'Inna Kitāba Al-'Abrāri Lafī `Illīyīna.  

Ingatlah wahai manusia! Sesungguhnya "kitab suratan amal" orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), adalah (didaftarkan) dalam" Illiyiin".  

19 . Wa Mā 'Adrāka Mā `Illīyūna.  

Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Illiyiin" itu?  

20 . Kitābun Marqūmun.  

Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata,  

21 . Yash/haduhu Al-Muqarrabūna.  

Yang disaksikan oleh sekumpulan malaikat, yang didampingkan Tuhan di sisinya.  

22 . 'Inna Al-'Abrāra Lafī Na`īmin.  

Sesungguhnya orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), tetap berada di dalam Syurga yang penuh nikmat:  

23 . `Alaá Al-'Arā'iki Yanžurūna.  

Mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), sambil melihat (segala keindahan dan kemuliaan yang disediakan untuk mereka di situ).  

24 . Ta`rifu Fī Wujūhihim Nađrata An-Na`īmi.  

Engkau dapat melihat pada muka mereka: cahaya nikmat yang mereka perolehi.  

25 . Yusqawna Min Raĥīqin Makhtūmin.  

Mereka diberi minum dari satu minuman yang termeterai bekasnya,  

26 . Khitāmuhu Miskun Wa Fī Dhālika Falyatanāfasi Al-Mutanāfisūna.  

Meterainya kasturi; - dan untuk (memperolehi nikmat kesenangan) itu hendaknya berlumba-lumba mereka yang ingin merebut kelebihan dan kesenangan;  

27 . Wa Mizājuhu Min Tasnīmin.  

Dan campuran minuman itu adalah dari "Tasnim":  

28 . `Aynāan Yashrabu Bihā Al-Muqarrabūna.  

laitu matair yang diminum daripadanya oleh orang-orang yang di dampingkan (Tuhan di sisiNya).  

29 . 'Inna Al-Ladhīna 'Ajramū Kānū Mina Al-Ladhīna 'Āmanū Yađĥakūna.  

Sesungguhnya orang-orang yang derhaka, mereka selalu tertawakan orang-orang yang beriman.  

30 . Wa 'Idhā Marrū Bihim Yataghāmazūna.  

Dan apabila orang-orang yang beriman lalu dekat mereka, mereka mengerling dan memejam celikkan mata sesama sendiri (mencemuhnya).  

31 . Wa 'Idhā Anqalabū 'Ilaá 'Ahlihimu Anqalabū Fakihīna.  

Dan apabila mereka kembali kepada kaum keluarganya, mereka kembali dengan riang gembira;  

32 . Wa 'Idhā Ra'awhum Qālū 'Inna Hā'uulā' Lađāllūna.  

Dan apabila mereka melihat orang-orang yang beriman, mereka berkata: "Sesungguhnya orang-orang itu adalah golongan yang sesat!"  

33 . Wa Mā 'Ursilū `Alayhim Ĥāfižīna.  

Pada hal mereka tidak diutus untuk menjaga sesat atau tidaknya orang-orang yang beriman itu!  

34 . Fālyawma Al-Ladhīna 'Āmanū Mina Al-Kuffāri Yađĥakūna.  

Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman pula tertawakan orang yang kafir itu.  

35 . `Alaá Al-'Arā'iki Yanžurūna.  

Sambil mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), serta melihat (hal yang berlaku kepada musuhnya).  

36 . Hal Thūwiba Al-Kuffāru Mā Kānū Yaf`alūna.  

(Untuk menambahkan kegembiraan mereka, mereka ditanya): "Bukankah orang-orang yang kafir itu telah dibalas akan apa yang mereka telah kerjakan dahulu?"  

0 Responses to "083 - سورة_المطففين (Orang-orang Yang Curang)"